Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label FILM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FILM. Tampilkan semua postingan

"Dilarang Masuk" Mengingatkan Masa SMA.

Rabu, 16 Maret 2016

Saya beruntung dapat undangan nikah eh undangan nonton gratis film horor judulnya itu DILARANG MASUK. Dari judulnya menarik saya teringat film bangku kosong, film horor yang lumayan fenomenal menakutkan pada masanya dengan konsep dunia putih abu-abu. bedanya dengan film ini lebih santai seru-seruan karena melihat genre yang langsung di cap komedy oleh sutradaranya Nayato Fio Nuala.

duduk dibangku paling depan layar yang sangat besar sebenarnya menjadi tempat yang paling menegangkan buat penonton yang suka kaget-kagetan. sepanjang menonton film ini saya begitu senang, bukan kaget-kaget. saya senang karena ingat masa sma 10 tahun lalu ternyata saya sudah cukup tua untuk menonton film remaja ini. liumayan menghibur , bagi kalian yang masih berdarah putih biru wajib nonton ini biar masa remaja kalian bisa lebih berwarna. solidaritas yang dibangun beberapa pemain sangat kuat. 

Rasa sesal dan kesal menghantui kenapa si guru bodoh melakukan itu, namun dia perlahan menenang karena sempat diyakinkan. segera mungkin ibu guru gentayangan bergegas mengabarkan pasangannya soal kehamilan namun apa yang beliau harapkan tak seperti kenyataan , bapak guru menolak anak yang dia kandung, dia tidak ingin menerima tak ingin tanggung jawab! Hisap tangis dibawa hingga kemana mana, karena tak tau harus berbuat apa . Akhirnya dia memutuskan untuk mengakhirinya sendiri,hingga meninggal bersama janin yang ia kandung , yang ku bawa hanyalah rasa dendam yang ingin dia balaskan. mungkin itu jalan cerita yang tak diambil dalan film dilarang masuk. karena ada guru yang gentayangan dalam beberapa kelas yang ada di sekolah. salah anak ditarik masuk ke daerah dilarang masuk. tentu kita punya daerah-daerah horor di setiap masing-masing sekolah. misal di sekolah saya sma 3 , tepat dibawah pohon mangga katanya ada arwah gentayangan. hal yang menarik dalam film ini terlalu banyak hantu yang muncul hingga terlihat lucu semua di mata saya. yang agak sport jantung jangan takut nonton film ini karena kalian bakal senang. kalian bakal bisa relaks dan mengikuti alur yang menyenangkan dalam film ini.
\
untuk pemeran yang paling juara dalam film ini sa beri ke bang jono sebagai satpam sekolah dan Reymond Knuliq yang berperan sebagai satpam dan Sahila Hisyam yang sangat natural dalam menjalankan perannya. pasti yang masih sma taukan pacarnya Sahila? siapa lagi klu bukan Kevin Julio ( sebenarnya penulis ga tau siapa kevin cuman searching saja wkwkwk ) okey yang penasaran mau nonton ingat penayangan film ini tanggal 24 Maret 2016 nanti di bioskop-bioskop tanah air.

ini nonton dulu trailernya 
Read Post | comments

Film Just Dream by KIFO

Sabtu, 14 Januari 2012


Read Post | comments

Trailer Documenter Mace KOSMIK


Read Post | comments

MIRF : Dari Riri Riza Hingga Hadiah dari Palau

Kamis, 16 Juni 2011

Setelah melihat jadwal Makassar International Writers Festival 2011 pada tanggal 13 – 17 Juni 2011, saya memutuskan untuk mengikuti Workshop: Adaptasi Karya Sastra ke Sinema bersama Riri Riza di Hotel Santika yang dilaksanakan pada hari ketiga festival tersebut. Awalnya saya agak ragu dengan workshop tersebut karena rasanya tak mungkin kita bisa mengupas hanya dalam sehari mengenai penulisan skenario dengan mengadaptasi dari karya sastra. Hal demikian juga dikatakan oleh Sutradara Laskar Pelangi pada awal workshop namun Riri Riza sudah mengantisipasinya dengan membuat sebuah paket workshop kilat dengan begitu luar biasa.

Sutradara kelahiran Makassar ini dengan totalitas dengan pembawaan expresi yang begitu semangat mentransfer ilmu yang dimilikinya ke seluruh peserta yang hadir pada sore tersebut. kegiatan yang molor sejam ini bisa diatasi oleh Sutradara yang juga mengadaptasi tulisan GIE dengan memberikan penjelasan yang begitu detail mengenai penulisan skenario dengan standar format Internasional mulai dari format ukuran dan nama font, spasi hingga keseluruhan teknik pembuatan script yang benar sehingga kita yang hadir bisa juga membuat tulisan skenario sesuai standar dunia. Sebagai bekal kita untuk bisa menjadi penulis skenario, Riri Riza memberikan 10 lembar pertama format penulisan skenario Film Sang Pemimpi. Selain itu ada 3 cerpen yang akan menjadi latihan para peserta untuk di adaptasi kedalam bentuk tulisan skenario. Sungguh Workshop yang memuaskan bagi saya sampai-sampai saya sempat berfikir konyol (" Mauku Bawa ini Riri ke kampus untuk membawakan diskusi kine besok dengan materi penulisan skenario"), Kebetulan besok juga saya sebagai kordinator klub kine juga mengadakan diskusi tentang film. Untuk melengkapi materi pada workshop ini saya tak malu untuk meminta softcopy persentase workshop tersebut.

Setelah Workshop ini, saya melanjutkan oleh rangkaian acara selanjutnya dengan tema yang begitu menarik yakni Poet vs Politician Featuring all participating writers : Shinta Febriany, Hamran Sunu, Hendra GST, Erni Aladjai, Gunduz Vasaaf, Maaza Mengiste, Abeer Soliman, Rodhan Al Khalidi , Museum of Makassar. Sebenarnya nama-nama mereka masih sangat asing bagi saya tapi sangat menarik setelah membaca dekkripsi yang ada pada program book . Sesampainya di Museum Kota , saya baru menyadari bahwa festival ini benar-benar berlevel internasional dengan menghadirkan penulis-penulis dari berbagai belahan dunia. mereka satu persatu membacakan karya sastranya dengan bahasa dari asal negaranya. Yang menarik ketika salah satu dari penulis tersebut yakni Rodaan Al Galidi membacakan karyanya dengan berbahasa Belanda kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Makassar dengan gaya membaca khas Sastra Indonesia, maksudnya dengan intonasi meluap-lupa berbeda dengan luar negeri yang sekilas terdengar monoton dan tanpa emosi tetapi mungkin sesungguhnya juga semangat pengertiannya juga sama. Diantara semua penulis yang begitu mengambil perhatian dari semua penonton termasuk saya tentunya yaitu penulis yang berasal Mesir, Abeer Soliman ketika menyapa penonton dengan salam Assalamu Alaikum. Penonton sentak terdiam ketika ia mulai membaca karya sastranya dengan Bahasa Persia, Panitia sudah menyiapkan Layar LCD untuk memudahkan penonton mengerti dengan terjemahan karya sastra yang dibacakan oleh setiap penulis. Sayapun seolah tak bisa berkedip untuk bisa membaca terjemahan yang dibacakan oleh Abeer. Isi dari karyanya begitu luar biasa, ada banyak pesan moral yang terkandung di dalamnya. Sayapun sempat meminta blog wanita dengan rambut gribo tersbut tetapi sayang tulisannya sama saja tidak bisa dimengerti karena menggunakan bahasa persia.

Riri Riza duduk di samping saya bersama teman-teman exist
Abeer Soliman,Penulis asal Mesir Rodaan Al Galidi Berasal dari Iraq yang saat ini
tinggal di Belanda berpuisi bersama Khrisna Pabichara (sastrawan Makassar)Gunduz Vassaf berasal dari Turky
Foto Bareng dengan Maaza Mengiste sastrawan asal Ethopia yang saat ini menetap di Amerika

Keesokan harinya, teman-teman kampus masih berniat untuk hadir pada Makassar International Writers Festival. di Milis AM juga demikian, Festival ini menjadi perhatian para blogger agar bisa menjadikan festival ini sebagai ajang ngumpul-ngumpul sesama penulis tentunya. tetapi saya selalu datang pada saat banyak blogger-blogger komunitas AM telah pulang alias saya terlambat. saya hanya menemui Daeng Nuntung pada sore hari tersebut tepat menjelang berakhirnya peluncuran buku trinity "The Naked Traveler 3'. Tetapi sore itu menjadi sore yang begitu menyenangkan bagi saya karena saya mendapatkan hadiah buku karena menjawab pertanyaan. dengan bantuan google saya bisa menjawab pertanyaan yang tak ada yang bisa menjawab. pertanyaannya yaitu " Apa nama ibu kota Palau ? " Apa ada yang bisa jawab? Coba cari di google hehehe....


Read Post | comments

Apresiasi Video

Senin, 30 Mei 2011

Apresiasi video yang kukerjakan sebulan terakhir ini begitu besar. Satu lagi karya video editan saya berhasil menjuarai festival jurnalistik 2011 di UNS. Pembuatan video ini bersama rekan Muhammad Fadly dan teman-temannya KOSMIK angkatan 2010 menjadi juara 2 pada FESTIVAL JURNALISTIK 2011 yang diselenggarakan oleh HIMAKOM FISIP UNS. Juara pertama ditempati oleh tuan rumah Universitas Negeri Solo, di posisi runner up UNHAS Makassar dilanjutkan oleh UNDIP Bandung di tempat ketiga. Fadhly yang berangkat sendiri tanpa teman setimnya mendapatkan uang sebesar 1.500.000. Rangkaian final festival jurnalistik itu mempersentasekan video yang telah dibuat berdasarkan tema yang ditentukan. Seleksi lomba ini cukup ketat, itu terlihat dari Tim Dewan Juri terdiri dari:
1. Ariyanto (Penulis buku “Rp2.000.000 Keliling Cina Selatan dalam 16 Hari”)
2. Don Hasman (Penulis BUku “Orang Baduy dari Inti Jagad” )
3. Adam Herdanto (Produser Feature dan Documentary OrcaFilms)

Video tersebut di buat bersama tim Fadhly bekerja sama dengan club KINE, Video tersebut dibuat selama seminggu penuh dengan kerjasama tim yang kompak. dengan kamera pocket yang biasa namun semangat fadhly dan kawan-kawan untuk menciptakan video yang berkualitas cukup diacungi jempol. Sebelum membuat videonya, fadhly cs mengadakan rapat produksi bersama kordinator kine dan selanjutnya hasil pengambilan gambarnya di edit sendiri oleh fadlhy cs dengan bantuan rizved di rumahnya. Saya cuman mengarahkan dan memmperbaiki videonya agar lebih menarik serta mengangkat kualitas suara narasinya. lama pengerjaan videonya juga memakan 2 malam penuh. Fadhly tanpa rasa mengantuk hingga pagi hari terus menunggu hingga proses burning selesei. Dengan adanya pembuatan video ini mereka langsung bisa belajar dalam produksi serta mengedit sendiri. Ide yang diangkat oleh fadhly sendiri simple tapi sangat menarik dengan mengangkat tema suasana pantai losari dilhat dari berbagai aspek.

Read Post | comments (5)

TOLAK PENGGUSURAN PISANG EPE WITH VIDEOKU

Senin, 23 Mei 2011


Saya begitu kecewa dengan keputusan pemerintah Makassar yang melarang penjual pisang epe berjualan di sekitar Pantai Losari. saya sebagai orang yang pernah meneliti sekitar 3 minggu bersama teman-teman dalam proses film dokumenter sangat kesal dengan pemerintah Makassar karena tim crew kami sempat mewancarai bagian dinas pariwisata dan juga dinas pemkot makassar dengan memberikan cerita lain yang lebih baik untuk penjual pisang epe mengenai nasib penjual pisang epe akan menjadi lebih baik dan nyatanya saat ini malah semakin parah dengan adanya larangan menjual. sebelum adanya isue akan larangnya penjual pisang epe berjualan di sekitar pantai losari sebenarnya penjual pisang epe sudah berjuang mati-matian dengan kebaikan pemilik gedung-gedung yang ada di sekitar pantai agar penjual dapat terus menjual di sekitar wilayahnya. saya tak bisa berkata panjang lebar karena sangat kesalnya supaya pembaca lebih jelas bisa melihat hasil liputan tim dokumenter kami yang sekitar 6 bulan lalu meliput di Pantai Losari.

Read Post | comments (4)

Ngobrol With Alex Komang

Minggu, 15 Mei 2011


Menjadi kordinator kine begitu menyenangkan ada banyak tawaran ikuti mulai dari tawaran mengikuti festival diluar kota sampe pada kerjsama dengan manajemen film-film Indonesia. Ada yang lucu ketika pasca FIGUR usai kegiatan tersebut saya langsung bersiap-siap untuk mengikuti event di GTC. Disana ada talkshow bersama Alex Komang yang mempromosikan film terbarunya yang berjudul Cinta Sepanjang Amazon. Alex hadir bersama fanny yang membintangi peran AMANDA, dan Mario laliowata ( saya lupa nama tepatnya wkwkw ) Karena saya malu nek diatas panggung , akhirnya saya diwakili oleh teman saya ketika acara berlangsung. Dan uniknya teman saya mendadak artis karena dianggap menjadi bagian dari artis-aetis lainnya yang diatas. Akil, teman saya diburu-buru cewek-cewek smp ketika itu . saya tak melawatkan kesempatan untuk ngobrol bersama alex komang setelah acara berlangsung .

Alex Komang : Sayang saya dah pulang besok, klu tidak kami bisa ke kampus untuk promo, ada banyak komunitas-komunitas film tapi cuman asal rekam-rekam . semua ide film menarik tidak ada yang jelek tapi cara mengemasnya yang harus bagus.

Itulah kutipan yang saya dapatkan ketika sempat mengobrol alex komang sekitar 5 menit. Beliau yang sangat mengenal budaya sulsel dan sempat ingin dipanggil daeng berjanji kepada kami untuk bisa bekerja sama mengadakan talkshow lagi atau workshop bareng membuat sebuah film. Yang saya ingin tanggapi perkataanya mengenai “cuman asalrekam-rekam” perlu diketahui yagh Daeng Alex ( panggilan beliau saat talkshow) mahasiswa punya kreativitas yang luar biasa yang menjadi kendala ketika berbicara soal uang produksi yang mahal hanya itu hehehehe ketika itu tak sempat bilang secara langsung karena ada jumpa pers beliau dengan media waktu itu. Untuk itu saya sangat bersemangat bersama teman-teman KOSMIK agar bisa berkarya kedepannya agar dapat membuktikan kepada Alex Komang bahwa kami komunitas bisa menghasilkan karya yang begitu hebat.

Read Post | comments (4)

KARYA FIGUR NEWS

Crew Film adalah sebuah tim sepakbola yang membutuhkan kerjasama dan kepercayaan , Rizved 2011. Yeach akhirnya bisa menulis lagi…. Kali ini saya mau memperlihatkan hasil karya dalam bentuk video, video atas hasil kerjasama saya dengan teman-teman teamrowk. Video ini dibuat atas menyukseskan kaderisasi organisasi saya, KOSMIK. Video ini sangat menantang karena setiap harinya, kami harus membuat dokumentasi yang akan diputar selama kegiatan berlangsung.
Untung saja saya di bantu oleh orang-orang yang punya semangat juang yang sangat tinggi. Tanpa mereka video tidak bakalan jadi, mereka rela menghabiskan waktunya sepanjang malam hingga pagi hari utnuk memfixkan video ini. Okel ga usah panjang lebar cekidot. sebenarny ada 3 video tapi karena masalah koneksi jadi baru satu sa sempat upload ke youtube...

Read Post | comments (2)

Kordinator Kine Kok Bisa?

Selasa, 10 Mei 2011

“Kak Kan Klu Idham diliatji kalau motret2 hebat jadi kordinatorki, kita iyya ka` kenapa bisa jadi kordinator ? nda papajikah klu biasa2jeki mau jadi kordinator? “ Tanya seorang junior kepada saya. (Para pembaca izin ketawa dulu ) hahahahaha. (Okey sudah lanjut) Sayapun agak bingung pada pertanyaan yang agak mengarah sensitive,mungkin bisa mengakibatkan orang tersinggung dan bisa juga Membuat orang tertawa seperti saya. Saya hanya bisa tertawa sejenak pada pertanyaan tersebut dan mulai menjelaskannya dengan agak bingung juga awalnya. Melalui tulisan ini saya mau menjelaskan mengapa saya bisa jadi kordinator kine. Atau kata lainnya mengapa saya menjadi pengurus bukan orang lain yang lebih bisa dari saya. Cekidot….

1. Dinamika Organisasi

Dinamika Organisasi? Yagh bermula dari dua kalimat tersebut menggambarkan saya pada dunia kampus. Hampir empat tahun sejak kuliah di Geophysic saya telah berproses hingga saat ini dan dengan cara saya sendiri saya menyikapinya. Kadang cara saya dianggap salah namun ada juga yang mengatakan sah-sah saja dan lumrah terjadi. Saya menyadari ada banyak orang tidak menyukai cara saya sehingga terjadi peristiwa-peristiwa yang mewarnai kehidupan saya dikampus merah. Ada banyak air mata terkuras pada teman saya, entah itu air mata senang,sedih, marah ataupun galau wkwkwk.

2.Belajar

Dunia Kampus membuat saya heran melihat perubahan - perubahan dari sejumlah teman-teman saya yang awalnya saya kenal sebelum menginjak dunia kampus dan seiring berjalannya waktu di kampus ada banyak hal yang berubah pada dirinnya masing-masing. Perubahan-perubahan positive terjadi padanya Itulah mengapa saya juga ingin lagi beroganisasi agar saya berubah,peka akan realitas social, belajar membuka diri, memaklumi teman, mengolah emosional saya, melatih otak kanan dan kiri saya,dan semuanya tentang hidup. Belajar sebuah kata yang wajib bagi kita semua. Dengan Menjadi salah kordinator pastinya saya harus mengembangkan skill saya dengan belajar tentunya.

3. Hobby

Kesukaanku pada dunia computer dan dorongan teman-teman saya untuk menjadi kordinator CCC menjadi awal saya masuk pada struktur kepengurusan. Cyber Communication Club merupakan club yang dimiliki KOSMIK untuk mewadahi warga kosmik yang tertarik pada dunia computer dan internet untuk belajar bersama. Sayapun setuju dengan posisi yang ditawarkan namun ada seorang teman saya juga ingin masuk dalam struktur kepengurusan. Karena ia hanya ingin menjadi kordinator CCC bukan posisi yang masih kosong yakni KINE , club yang mewadahi warga yang suka dan ingin membuat film. Club KINE memang agak berat dibandingkan CCC karena pengalaman saya akan dunia perfilman masih kurang. Saya juga tak ikut pelatihan film kosmik yang artinya saya tak masuk dalam bagian KIFO yang persyaratannya harus mengikuti salah satu pelatihan fotografi atau film. Saya hanya punya pengalaman pada kaderisasi LIGA FILM UNHAS, dan Workshop Master Class Dokumenter. Tanpa berfikir panjang waktu itu saya langsung menawarkan lobby kepada sang Kaisar untuk bisa memasukkan nama muhram menjadi kordinator ccc dan saya rela mengemban tanggung jawab menjadi kordinator kine.

Jadi untuk adik-adik yang ingin menjadi pengurus sangatlah mudah menjadi seorang penrugur yang jelas tanggung jawab untuk melaksanakan program-program dan seluruh aktivitas dunia kampus dijalankan dengan baik. Saya sendiri masih berproses untuk bisa memberikan yang terbaik utnk club yang saya kordinir walaupun terkadang saya lupa karena aktivitas-aktivitas lainnya. Tak penting anda pinya keahlian atau skill dibidang apapun untuk menjadi seorang pengurus yang jelas kita punya tekad dan mengatur manajemen pada bidang yang kita kordinir. Salam biru merah tulisan ini sekadar untuk mengingatkan saya supaya tak lupa saya punya tanggungjawab pada KINE KOSMIK. Alhamdulillah web kosmik telah jadi...puaslah diriku...( saatnya melihat ke mading lagi wkwkwk....)
Read Post | comments (14)

BEDAH FILM GPI UNHAS

Kamis, 21 April 2011

Disela-sela proses FIGUR saya menyempatkan diri menghadiri pemutaran film di gedung Penelitian Unhas, Film-film yag diputar berasala dari luar negeri yag sifatanya semi dokumenter.

Divisi perfilman Goethe-Institut yang berasal dari jerman melihat bahwa potensi film sebagai salah satu media pembelajaran dan hiburan untuk membentuk kesadaran lingkungan hidup yang lebih bertanggung jawab.

Melalui tulisan ini saya akan menuliskan kembali review film-film yang telah diputar pada kegiatan ini. Siapatau ada diantara teman-teman tertatik untuk mencari dan mendonwloadnya ( kalau anda bisa download hebat ) karena film ini merupakan film independet sangat sulit ditemukan di situs2 download wkwkwkwk. cekidot

BEDAH FILM GPI UNHAS : THE AGE OF STUPID

Negara: Inggris 2009, Sutradar: Franny Armstrong, Produksi: Spanner Films, Durasi: 92 menit

Tahun 2005 bencana karena perubahan iklim memusnahkan manusia. Di tengah-tengah lautan berdiri “Arsip” terakhir peradaban manusia. Satu-satunya pegawai yang tertinggal (Pete Postlethwaite) memandang kembali pada berita di permulaan abad ke -21. Ketika masih ada cara untuk menghindari bencana ini. Film ini menghubungkan ting bercerita fiksi dengan elemen-elemen documenter, di mana dia menjiplak arah dari bencana ekologis ini dari prespektif masa depan. Di atas semuanya ada satu pertanyaan: Mengapa kita tidak menangani nasib kita selama kita masih punya kemungkinan menanganinya? Dalam hal ini tidak hanya kaitan-kaitan perubahan iklim saya yang dipaparkan, melainkan juga penghalang baik secara individual maupun budaya yang mebuat penanganan masalah ini menjadi sulit.




Read Post | comments (2)

Semangat Film Indie

Sabtu, 16 April 2011


DISKUSI KINE KOSMIK III

BY RISVED

Anak muda, katanya, memiliki energi yang luar biasa. Energi itu bisa berkembang lewat sarana-sarana kreatif di antaranya proses penciptaan film. Kini, lanjutnya, proses kreatif itu menjadi sangat mungkin. seseorang hanya membutuhkan banyak ide, tumpukan kreativitas, dan sedikit uang untuk membuat sebuah film.

Mengapa film independen DIBUAT? Karena film independen boleh dikatakan merupakan wujud nyata dari kreasi dan kecerdasan masyarakat (local-genius) itu sendiri. Sebab semakin banyak ide cerita yang terbentuk melalui ke’merdeka’an ekplorasi hingga menjadi sebuah bangunan karya artistic (seperti film), maka semakin membuktikan seberapa kritis masyarakat itu, membaca persoalan diseputarnya.
Film independen bergerak secara independen melalui festifal-festifal nasional maupun internasional dan beberapa komunitas yang sengaja bergerak di jalur distribusi film independen. Mereka bukan sekedar memilih dan menterjemahkan kebebasan hanya menjadi sebuah insiden belaka, tapi juga bagaimana membangun kekuatan melalui entrepreneur dan empowerment sesama komunitas indie. Jadi secara birokratis, kreatifitas sineas independen tidak mudah terpangkas oleh lembaga sensor; dengan berbagai modelnya. Sudah waktunya kita merdeka dan punya daya untuk ‘menjadi ada’ ditanah kita sendiri, bahkan seharusnyalah kita punya daya untuk mengkritisi seberapa bobroknya sebuah pemerintahan itu melalui materi audio visual; tentunya.
Berbicara masalah film independen atau film indie berarti berbicara masalah semangat untuk membuat film. Konsep kerja independen tidak berarti para sineas harus bergerak militan alias merogoh kocek sendiri terus menerus. Akan tetapi kerja independen adalah kerja spiritual untuk membuat karya dengan cara yang kreatif namun tetap dalam sebuah balutan manajemen profesional, meski tak terlampau mengikat dan kaku. Yang terpenting dalam balutan profesionalitas itu, tidak mengurangi atau manambahi esensi dari ide cerita itu sendiri, apalagi mengikuti aturan yang mengikat secara sepihak. Jadi dalam membuat film independen, seorang sineas dibenarkan kok untuk mencari sumber dana melalui sponsor; donatur maupun atau dana sendiri dengan catatan tetap merdeka dalam ide.
Saat ini, keasyikan membuat film bukan lagi milik segelintir orang. Membuat film semakin berkembang seiring pesatnya pertumbuhan teknologi digital. Belum lagi, minusnya sekat dalam pemasaran film. Semua orang bebas mempublikasikan karya filmFilosofi yang diungkapkannya mewakili semangat pencipta film masa kini. Sekarang, karya film berkembang sebagai wadah kreativitas kaum muda. Golongan ini tak pusing memikirkan pakem standar film, genre yang laku di pasar, keterbatasan sarana, dan sejumlah tetek-bengek lainnya. Semangat kebebasan berkreasi justru menyuburkan munculnya pehobi baru dunia sinema.

Dunia perfilman, khususnya film indie semakin berkembang di kalangan para mahasiswa. Hal ini terlihat dari banyaknya film-film indie yang diproduksi oleh komunitas-komunitas perfilman kampus. Tetapi ternyata sampai saat ini banyak para pembuat film (filmmaker) indie yang hanya fokus pada hal produksi, bukan pada cara screening. Padahal screening atau aktivitas pemutaran film indie penting dilakukan, supaya karya bisa dinikmati publik secara luas.
Selama ini pemikiran yang berkembang di masyarakat, screening film indie oleh mahasiswa haruslah gratis. Alasannya, untuk menarik perhatian publik. Karena umumnya masyarakat belum yakin terhadap kualitas sebuah film indie. Sehingga ada keengganan menonton film indie jika harus membayar tiket atau biaya masuk.

Sebuah film bisa disebut indie tidak dilihat dari besarnya dana produksi, tetapi dilihat dari isi filmnya. Jika sebuah film mengusung tema alternatif dan keluar dari mainstream, maka film itu bisa disebut sebagai film indie. Dengan kata lain, inti dari film indie pada “roh” cerita yang disajikan. Masih menurut Zein, kesalahan paradigma filmmaker indie saat ini adalah adanya anggapan bahwa film indie adalah ajang pembelajaran sebelum membuat film besar. Sehingga kata-kata “masih belajar” sering menjadi pembenaran pembuat film indie jika film buatannya berkualitas rendah.

Adanya festival film indie juga berperan penting dalam meningkatkan gairah film indie. Tetapi pengemasan sedemikian rupa perlu dilakukan agar gaungnya tidak hanya selesai seiring berakhirnya festival. Sebagaimana festival musik yang biasa diikuti dengan peredaran album kompilasi pascafestival, diharapkan film indie bisa mengikuti jejak ini. Dengan demikian, efeknya akan sangat baik bagi perkembangan film indie, khususnya film karya mahasiswa.

Sumber :

http://dapuribuknasiputih.multiply.com/journal/item/9/sobekan_catatan_tentang_film_

http://www.kaskus.us/showpost.php?p=64693299&postcount=232

http://rayafahreza.wordpress.com/2008/09/19/dslr-untuk-produksi-film-indie/

http://202.169.46.231/News/2008/07/13/Hobi/hobi02.htm

Read Post | comments

She's Out Of My League

| DVDrip-aXXo | 2010 |


Kirk Kettner (Jay Baruchel) memang tak pernah menganggap dirinya pria yang beruntung dan karena itu Kirk juga tak ingin bermimpi terlalu muluk-muluk. Kirk hanya ingin bisa bekerja dengan baik dan kalau bisa merebut kembali hati mantan kekasihnya.

Kirk tidak tahu kalau dalam sekejap mata keberuntungannya akan segera berubah.

Suatu hari, Kirk yang bekerja sebagai petugas keamanan bandara bertemu Molly McCall (Alice Eve), seorang wanita yang cantik dan menarik.

Di luar perkiraan Kirk, Molly ternyata jatuh hati pada Kirk dan dalam waktu singkat keduanya mulai berkencan meski Kirk tetap tak bisa mengerti bagaimana semua itu bisa terjadi.

Kirk tidak sendiri karena semua orang termasuk mantan kekasih Kirk, teman-teman Kirk, dan keluarga Kirk juga tak mengerti kenapa Molly yang begitu cantik bisa jatuh cinta pada Kirk yang tak bisa di bilang punya masa depan cerah.

Kini semuanya tergantung Kirk. Ia harus mencari cara agar hubungan yang sudah terjalin ini bisa terus berjalan walaupun dalam hati kecilnya Kirk sadar kalau dirinya tak sepadan dengan Molly yang cantik.

  • Starring : Jay Baruchel, Alice Eve, T.J. Miller
  • Genre : Comedy | Romance
  • Country : USA





megaupload
Download Film
Read Post | comments

The Terminal



Viktor Navorski (Tom Hanks), seorang warga negara fiksi Krakozhia tiba di Bandar Udara Internasional John F. Kennedy di New York City, kebetulan selama penerbangan pemerintahan negaranya digulingkan oleh pemberontak, menolak paspornya dan membiarkannya terperangkap. Hingga sembilan bulan berikutnya, Viktor terpaksa tinggal di bangunan terminal, karena tidak diperbolehkan menginjakkan kakinya di Amerika Serikat ataupun pulang. Ia mulai berteman dengan staf di terminal, termasuk pramugari Amelia Warren (Catherine Zeta-Jones), sementara diawasi oleh Petugas Imigrasi Frank Dixon (Stanley Tucci), yang ingin "kasus Navorski" secepatnya berakhir.

Suatu hari, Viktor menerangkan kepada Amelia bahwa tujuan kunjungannya ke New York City adalah untuk mendapatkan sebuah otografi pemain saksofon tenor jazz Benny Golson. Ayahnya, yang telah meninggal, merupakan seorang penggemar jazz. Ia telah melihat foto "Great Day in Harlem" pada sebuah suratkabar Hungaria tahun 1958, dan bertekad mendapatkan otografi kesemua 57 musisi jazz yang ditampilkan di foto itu. 40 tahun berikutnya, ia mengoleksi otografi dari setiap musisi, kecuali satu orang: Benny Golson. Viktor ingin mengoleksi yang terkahir untuk memenuhi impian ayahnya tersebut.

Beberapa bulan kemudian, berita melaporkan bahwa perang di Krakozhia telah berakhir, tetapi Dixon masih tidak mengizinkan Viktor memasuki Amerika Serikat. Amelia memanggil 'temannya', yang sebenarnya seorang staf pemerintah yang telah menikah dengannya dan telah lama menjalani hubungan rahasia, untuk membantu Viktor memperoleh izin bepergian di AS, tetapi Viktor telah mengetahui bahwa Amelia memperbaiki persahabatannya dengan orang itu selama proses ini.

Untuk membuat masalah ini semakin rumit, Dixon menandatangani formulir pemberian hak menetap Viktor di Amerika Serikat, tetapi menolak, daripada mendeportasinya tanpa alasan. Dengan dukungan teman-temannya, Viktor diperbolehkan meninggalkan bandara. Sebelum Viktor menumpang taksi menuju Ramada Inn, 161 Lexington Avenue, di New York, dimana Benny Golson tampil, ia melihat Amelia keluar dari taksi lain sambil senyum kepadanya. Ia mendatangi acara tersebut dan mendapat otografi tersebut, yang akhirnya melengkapi koleksinya. Setelah itu, Viktor pulang dengan menumpang taksi, meminta sopir untuk mengantarkannya ke 'rumah'.

  • Pemeran : Tom Hanks, Catherine Zeta-Jones, Stanley Tucci
  • Genre : Drama | Romance | Comedy
  • Country : USA




Read Post | comments (1)

The Final

| DVDRip | 2010 |


Keindahan daerah terpencil Rocky Branch, Texas, rumah peternak Workley akan menjadi pemandangan yang terkenal secara internasional di internet sebagai The Final. Dane, seorang pelajar yang berkepribadian aneh melakukan balas dendam yang mematikan dan kecenderungan melakukan bunuh diri, memimpin sekelompok orang-orang terbuang merencanakan untuk membalas penghinaan yang dilakukan para pelajar populer di Hohn High School. Idenya terinspirasi dari kelas mereka juga dari film horor yang ditontonnya,

Setelah menerima Hadiah sebuah rumah danau yang diberikan oleh pamannya, Dane dan teman-temannya, Jack, Ravi, Andy dan Emily mempersiapkan untuk satu malam yang akan meninggalkan siksaan hidup kepada mereka secara fisik dan emosional.

  • Cast : Marc Donato, Jascha Washington
  • Genre : Drama | Horror | Thriller
  • Country : USA



Read Post | comments (1)

Catch Me If You Can

| DVDRip | 2002 |


Frank Abagnale, Jr. (Leonardo Di Caprio) di usia belia , belum mencapai 18 tahun sudah mendapat gelar Dokter, Pengacara juga Co-Pilot untuk Major Penerbangan. Dia memang genius, tapi dalam sisi abstrak dan bisa dianggap ilegal. Kecerdasannya bukanlah seperti yang anda kira, melainkan kemampuannya yang teliti dalam memalsukan dokumen berupa cek giro maupun ijasah , tanpa terlihat palsu sekalipun. Kecuali hanya pada saat tagihan tersebut datang kepada pihak yang tertuju , barulah semua menyadari ada oknum berbahaya dalam kasus ini. Dan dilakukan oleh pemuda belia.

Agen FBI, Carl Hanratty (Tom Hanks) merasa kesal dengan kelakuan Frank , ia merasa dilecehkan. Masa sosok FBI mampu dimanipulasi oleh pemuda yang baru lahir kemarin.

Sebenarnya Frank melakukan itu semua berawal dari perpecahan keluarganya, hingga saatnya untuk mencari uang secara mandiri. Dan ia yakin dengan kecakapannya dalam berkomunikasi ia sanggapu melakukan hal yang tak bisa dilakukan orang lain. Mulailah ia berpetualang.

  • Pemain : Leonardo Dicaprio, Tom Hanks, Christopher Walken, Martin Sheen
  • Genre : Biography | Comedy | Crime | Drama
  • Country : USA




Read Post | comments

Identitas

| DVDRip | 2009 |


Bermula dari Adam (Tio Pakusadewo) yang merasa tidak memiliki identitas karena kehidupan masa lalu ayahnya. Adam yang berprofesi sebagai petugas di kamar mayat ini menjadi pribadi yang tertutup di tempat kerjanya. Setiap hari kerjanya mengurusi jenazah-jenazah yang datang. Jika pertama kalinya melihat jenazah Adam masih tak nyaman, tapi sekarang ia merasa jenazah-jenazah itu adalah sahabatnya.

Suatu ketika secara tak sengaja Adam melihat seorang perempuan berusia 20 tahunan (Leony), berwajah oriental yang menarik perhatiannya. Perempuan itu berjuang untuk pengobatan ayahnya di sebuah bangsal miskin di sebuah rumah sakit. Bahkan karena biaya pengobatan yang cukup mahal, perempuan itu harus melacurkan dirinya.

Melihat kegigihannya, Adam pun jatuh hati. Ia berjuang untuk membantu perempuan itu. Adam berusaha mendapatkan keringanan pengobatan dengan mendapatkan Askeskin, namun ternyata itu tidak mudah, semuanya terbentur masalah identitas.

Tiba-tiba sang perempuan itu hilang, dan beberapa waktu setelahnya mayat perempuan itu sudah ada di ruang kerja Adam. Rasa sedih, kecewa dan marah bercampur menjadi satu. Saat Adam memperjuangkan hak mati perempuan itu, Adam pun lagi-lagi harus terbentur masalah indentitas. Namun tekad Adam sudah bulat, ia akan memperjuangkan hak mayat itu, meski haknya sendiri menjadi taruhannya.

  • Starring : Leony Vitria Hartanti, Tio Pakusodewo
  • Genre : Drama
  • Country : Indonesia



indowebster
Download Film CD 1
Download Film CD 2
( Password : http://freecomicsmanga.blogspot.com/ )




multiupload
Download Film
( Password : www.downloadbox.org )
Read Post | comments

True Legend

| DVDRip | 2010 |


So Chan adalah pria kaya raya yang terobsesi dengan bela diri kungfu stelah ia dan keluarganya menjadi korban konspirasi. Akhirnya, ia mengubah dirinya menjadi seorang pengemis ahli bela diri, seorang patriot dan pahlawan yang dikenal sebagai “Raja Pengemis”

  • Pemain : Vincent Zhao, Zhou Xun, Michelle Yeoh, Jay Chou
  • Genre : Action | Drama | History
  • Country : China




Read Post | comments

Saturday Night Fever

| DVDRip | 1977 |


  • Pemain : John Travolta, Karen Lynn Gorney, Barry Miller, Joseph Cali, Paul Pape
  • Genre : Drama | Music | Romance
  • Country : USA





rapidshare
Download Film
Read Post | comments

Tears

| DVDRip | 2009 |


  • Starring : Enno Cheng, Serena Fang, Huang Jian-wei, Tsai Chen-nan, Doris Yeh
  • Genre : Drama
  • Country : Taiwan







depositfiles
Download Film
Read Post | comments

Copying Beethoven

| DVDRip | 2006 |


It is 1824. The composer, played brilliantly by Ed Harris, is racing to finish his new symphony. However, it has been years since his last success and he is plagued by deafness, loneliness and personal trauma. A copyist is urgently needed to help the composer finish in time for the scheduled first performance.

  • Starring : Diane Kruger, Joe Anderson
  • Genre : Drama | History | Music
  • Country : USA | Germany | Hungary




Read Post | comments
 
© Copyright RizVED 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all